//
you're reading...
ARTIKEL

Macam Metode Sunat

Pemahaman terhadap khitan atau sunat dewasa ini bukan lagi terbatas pada masalah syari’ah, akan tetapi sudah menjadi wacana yang meluas di bidang kesehatan. Melihat akan manfaat sunat dan proses operasinya, menjadikan perhatian lebih dari dunia medis. Hal ini semakin menggali manfaat serta metode yang lebih aman untuk sunat.

Perkembangan pengetahuan dan teknologi mempengaruhi hampir di semua bidang termasuk bidang medis dan metode/alat sunat. Hingga kini telah dikenal berbagai metode sunat dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Di antara metode tersebut adalah:

  • Metode Klasik dan Konvensional
    Untuk metode klasik, alat yang digunakan adalah pisau, atau untuk yang masih tradisional menggunakan bilah bambu yang ditajamkan. Biasanya pelaksanaan sunat dilakukan tanpa pembiusan sehingga  menimbulkan rasa sakit saat proses. Alkohol digunakan untuk sterilisasi. Sedangkan metode konvensional, dari segi peralatan sudah memenuhi standar medis, pembiusan lokal dan benang jahit yang akan jadi daging sehingga tidak perlu dilepas.
  • Metode  lonceng
    Dalam metode ini tidak dilakukan pemotongan kulup. Proses dilakukan dengan pengikatan pada ujung penis hingga berbentuk seperti lonceng, sehingga membuatnya tidak mendapat suplai darah dan terlepas sendiri. Proses tersebut memerlukan waktu kurang lebih dua minggu. Metode ini juga dikenal sebagai metode circumcision cord device.
  • Metode Klamp
    Ada dua metode klamp yang biasa dikenal, yaitu Tara Clamp dan Smart Clamp.
    Tara Clamp atau metode cincin dikenalkan oleh dr. Sofin lulusan kedokteran UGM. Menggunakan alat dari plastik yang sekali pakai yang tidak memerlukan penjahitan dan peregangan. Sedangkan Smart Clamp diperkenalkan pertama kali di Jerman dan alatnya sekali pakai. Dimulai dari pengukuran  glandpenis lalu diberi anastesi lokal dan dibersihkan sebelum pemasangan klamp. Pemakaian klamp selama kurang lebih lima hari sebelum dibuka oleh dokter/tenaga medis yang bersangkutan.
  • Metode Electric Cauter Laser
    Penamaan untuk metode yang biasa disebut electric cauter laser ini sebenarnya tidak menggunakan laser tetapi elemen yang dipanaskan dengan tenaga bersumber dari listrik/baterai. Elemen yang berupa dua lempeng kawat yang saling berhubungan itu digunakan untuk memotong setelah proses anastesi lokal sehingga tidak menimbulkan rasa sakit. Cara ini meminimalkan pendarahan .

Discussion

Comments are closed.

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 3 other followers

%d bloggers like this: